https://e-journal.naureendigition.com/index.php/jam/issue/feedJurnal Adijaya Multidisplin2026-05-25T00:00:00+07:00Umban Adi Jayaumbanadijaya01@gmail.comOpen Journal Systems<p><img src="blob:https://e-journal.naureendigition.com/35e86c88-6b17-4bae-b8cd-bb2adb04f07e" width="314" height="501" />Adijaya Multidisiplin Jurnal adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Imu Manajemen, Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh PT Naureen Digital Education, yang diterbitkan 3 kali dalam satu tahun. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian kan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker. Proses review dilakukan dengan menggunakan peer review.</p>https://e-journal.naureendigition.com/index.php/jam/article/view/2036Pengaruh Digital Skill dan Employee Engagement terhadap Kinerja Karyawan Studi Pada Karyawan Gen Z2026-04-09T15:24:22+07:00Dwiwahjuni WulandariDwiwahjuniWulandari101@gmail.comSupardisupardi@gmail.comTriyogo Moelyo AdhiTriyogoMoelyoAdhi3@gmail.comSubawaSubawa@gmail.comBroto WiyonoBrotoWiyono5@gmail.com<p>Perkembangan teknologi digital menuntut organisasi untuk meningkatkan kinerja karyawan melalui penguasaan keterampilan digital (digital skill) serta peningkatan keterlibatan kerja (employee engagement), khususnya pada Generasi Z yang merupakan digital native. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital skill dan employee engagement terhadap kinerja karyawan Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah karyawan Generasi Z di Kawasan Industri MM2100, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda.<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital skill berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung sebesar 7,156 > 1,985. Selain itu, employee engagement juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung sebesar 6,403 > 1,985. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung sebesar 269,701 > 3,09 dan tingkat signifikansi < 0,05. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,904 menunjukkan bahwa digital skill dan employee engagement mampu menjelaskan 90,4% variasi kinerja karyawan.<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja karyawan Generasi Z tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan digital, tetapi juga oleh tingkat keterlibatan karyawan dalam pekerjaan. Oleh karena itu, organisasi perlu mengintegrasikan pengembangan digital skill dan strategi peningkatan employee engagement untuk mencapai kinerja yang optimal.</p>2026-04-09T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Adijaya Multidisplinhttps://e-journal.naureendigition.com/index.php/jam/article/view/2046Relasi Kuasa Gender Dalam Film La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka Melalui Perspektif Analisis Wacana Kritis Sara Mills Ammar Fakhruddin2026-04-15T18:05:37+07:00Hilda Nur KhasanahHildaNurKhasanah01@gmail.comFarra Fatiha NurhalizaFarraFatihaNurhaliza@gmail.com<p>Analisis Wacan Kritis (AWK) merupakan pendekatan yang berfokus pada kajian penggunaan bahasa untuk mengungkap relasi kekuasaan, ideologi, maupun fenomena sosial dalam sebuah wacana. Pendekatan Sara Mills dalam Analisis Wacana Kritis (AWK) yang digunakan berfokus pada aspek feminisme perempuan pada film. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis representasi pengalaman perempuan, relasi kuasa gender, dan ideologi patriarki pada film “La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka” dengan menggunakan Analisis Wacana Kritis menurut pandangan Sara Mills. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis wacana kritis. Hasil penelitian ini mengungkap bagaimana posisi aktor dalam film yaitu berada di posisi subjek maupun objek, representasi stereotip perempuan, posisi penonton dalam film, dan ideologi patriarki dalam konteks sosial masyarakat urban. Konteks realita sosial masyarakat digambarkan melalui perselingkuhan, aspek spiritual santet, dan ketidakadilan relasi kuasa terhadap gender. Selain itu, film ini tidak hanya merefleksikan realitas sosial masyarakat urban Indonesia, tetapi juga memberikan pemahaman kritis mengenai wacana gender yang dinormalisasikan oleh masyarakat.</p>2026-04-15T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Adijaya Multidisplinhttps://e-journal.naureendigition.com/index.php/jam/article/view/2047Konsep Khalifah Dalam Q.S. AL-Baqarah Ayat 30 Perspektif Hermeneutika Paul Ricoeur2026-04-16T01:01:27+07:00Ammar FakhruddinAmmarFakhruddin01@gmail.com<p>Penelitian ini menganalisis makna konsep khalīfah dalam Al-Qur’an, khususnya pada<br>Q.S. al-Baqarah ayat 30, dengan menggunakan pendekatan hermeneutika Paul Ricœur. Tujuannya adalah mengungkap evolusi semantik dan dimensi moral dari istilah khalīfah yang mengalami perubahan makna dari masa pra-Islam hingga pembacaan modern. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis hermeneutik melalui tiga tahap: prafigurasi (mimesis I) untuk menelusuri makna khalīfah dalam konteks sosial- budaya Arab pra-Islam; konfigurasi teks (mimesis II) untuk memahami bagaimana Al- Qur’an menstruktur ulang istilah ini menjadi amanah kosmis dan etis; serta refigurasi (mimesis III) untuk melihat bagaimana pembaca kontemporer memaknai kembali konsep khalīfah sebagai tanggung jawab moral, ekologis, dan spiritual manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna khalīfah tidak hanya berkaitan dengan kepemimpinan atau suksesi politik sebagaimana digunakan dalam tradisi pra-Islam, tetapi merupakan konsep etis yang menekankan tanggung jawab manusia sebagai penjaga bumi (stewardship). Pendekatan hermeneutika Ricœur mengungkap bahwa khalīfah mencakup dimensi kesadaran diri, etika sosial, dan hubungan manusia dengan alam, sehingga melampaui pembacaan literal dan historis. Implikasi penelitian ini adalah memberikan perspektif baru dalam memahami istilah Qur’ani melalui pendekatan filosofis dan kontekstual yang relevan dengan tantangan modern, seperti keadilan sosial dan krisis lingkungan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan studi tafsir, filologi Arab, dan hermeneutika Islam kontemporer, khususnya dalam membaca ulang konsep-konsep kunci Al-Qur’an secara lebih reflektif dan transformatif.</p>2026-04-16T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Adijaya Multidisplinhttps://e-journal.naureendigition.com/index.php/jam/article/view/2053Uji Aktivitas Antioksi dan Ekstrak Etanol Limbah Biji Buah Melon (Cucumis melo L.) Menggunakan Metode DPPH2026-04-19T12:56:14+07:00Criswindian Ceria Putri GuloCriswindianCeriaPutriGulo01@gmail.com<p>Radikal bebas merupakan atom, molekul, atau gugus yang sangat reaktif dan tidak stabil karena memiliki elektron tidak berpasangan. Jika jumlahnya berlebihan dan tidak diimbangi antioksidan, radikal bebas dapat menimbulkan stres oksidatif yang merusak fungsi organ dan memicu berbagai penyakit. Limbah biji buah melon (Cucumis melo L.) merupakan sumber potensial antioksidan alami yang masih jarang dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan ekstrak etanol limbah biji buah melon (Cucumis melo L.) menggunakan metode DPPH. Sampel diperoleh dari Pasar Keramat Jati, kemudian dibuat simplisia, diekstraksi dengan etanol 70% melalui maserasi, dan dianalisis kandungan metabolit sekundernya melalui skrining fitokimia serta KLT. Hasil ekstrak menunjukkan kandungan flavonoid, alkaloid, dan saponin sedangkan tanin, steroid, dan triterpenoid tidak terdeteksi. Nilai Rf dari KLT mendekati standar kuersetin, menandakan keberadaan flavonoid. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan ekstrak biji buah melon (Cucumis melo L.) memiliki IC₅₀ sebesar 62,30 ppm tergolong kuat, dan kuersetin sebagai pembanding dengan IC₅₀ 2,08 µg/ml tergolong sangat kuat. Berdasarkan penelitian ini, limbah biji melon dapat dimanfaatkan sebagai alternatif sumber antioksidan alami.</p>2026-04-19T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Adijaya Multidisplin