ANALISIS INTERAKSI SIMBOLIK GAMERS DALAM PERSPEKTIF GEORGE HERBERT MEAD (Studi Fenomenologis Pada Pengguna Game Online di Kel. Pondok Labu Kec. Cilandak Jakarta Selatan)

Penulis

  • Albertus Sudarmanto Institut Manajemen Wiyata Indonesia
  • Elis Yulianti Institut Manajemen Wiyata Indonesia

Kata Kunci:

interaksi simbolik, komunikasi, game online

Abstrak

Game online telah menjadi hiburan yang sangat populer dalam era digital, mengalami
evolusi dari tahun 1970-an hingga mencapai popularitas puncak saat ini. Meskipun
semakin kompleks dengan teknologi yang lebih canggih, seperti grafis yang realistis dan
koneksi internet cepat, popularitas game online juga menimbulkan kekhawatiran terkait
dampaknya pada komunikasi interpersonal dan kesehatan mental, terutama bagi
Generasi Z.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pola komunikasi dan interaksi
sosial Generasi Z dalam konteks game online di Kelurahan Pondok Labu, Jakarta Selatan.
Dengan menerapkan pendekatan fenomenologis dan teori interaksi simbolik, penelitian
ini berusaha memahami bagaimana pemain game online memberi makna pada interaksi
virtual mereka. Metode kualitatif digunakan, dengan melakukan wawancara mendalam
kepada pelaku gamers yang berusia 17 hingga 22 tahun serta orang tua mereka. Uji
keabsahan data dilakukan dengan pengujian kredibilitas data untuk memastikan
kepercayaan terhadap hasil penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukkan Para gamers Generasi Z cenderung lebih suka
berinteraksi sosial dengan sesama gamers, baik secara langsung maupun melalui dunia
maya. Interaksi ini menghasilkan pemahaman bersama tentang simbol-simbol
permainan dan meningkatkan komunikasi tim selama bermain. Rasa percaya diri dalam
komunitas game online juga meningkat, berpotensi sebagai jaringan pemeliharaan dan
kerja sama yang kuat. Selama bermain, para gamers berinteraksi secara verbal dan nonverbal, menggunakan simbol-simbol, emotikon, dan fitur lainnya untuk komunikasi tim.
Etika komunikasi yang terbentuk menunjukkan karakteristik anak muda, seperti
ekspresi kegembiraan saat berhasil menyerang dan kekecewaan saat strategi gagal. Para
gamers menerapkan konsep "self, mind, and society" dalam perilaku mereka, mencoba
untuk memahami diri sendiri, mengambil peran sesuai pikiran mereka, dan saling
memahami dalam komunitas mereka.
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang dampak game online pada Generasi Z,
diharapkan dapat membantu masyarakat dan orang tua dalam memandu generasi muda
untuk menggunakan teknologi secara bertanggung jawab dan mengembangkan
kebiasaan hidup yang sehat. Dengan demikian, Generasi Z dapat menjadi penerus yang
kuat dan adaptif dalam memimpin bangsa menuju masa depan yang gemilang

Unduhan

Diterbitkan

2024-05-04

Cara Mengutip

Albertus Sudarmanto, & Elis Yulianti. (2024). ANALISIS INTERAKSI SIMBOLIK GAMERS DALAM PERSPEKTIF GEORGE HERBERT MEAD (Studi Fenomenologis Pada Pengguna Game Online di Kel. Pondok Labu Kec. Cilandak Jakarta Selatan). Jurnal Adijaya Multidisplin, 2(02), 154–164. Diambil dari https://e-journal.naureendigition.com/index.php/jam/article/view/710