Pengaruh Berat Badan dan Tinggi Badan Terhadap Gizi Kurang di Puskesmas Dukuh Kupang Surabaya

Penulis

  • Ayuni Melinda Universitas Nadhatul Ulama Surabaya

Kata Kunci:

gizi kurang, berat balita, panjang balita

Abstrak

Faktor penyebab gizi kurang pada balita dapat bervariasi, termasuk masalah gizi yang terkait dengan pola makan dan ketersediaan pangan, akses terhadap pelayanan kesehatan dan sanitasi yang buruk, serta kondisi sosial-ekonomi keluarga yang kurang baik. Oleh karena itu, penanganan gizi kurang pada balita membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan melibatkan berbagai sektor.Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara panjang dan berat badan balita terhadap masalah gizi kurang di Puskesmas Dukuh Kupang. Studi ini menggunakan analisis regresi linier untuk menguji hipotesis. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari Puskesmas Dukuh Kupang, dengan jumlah sampel sebanyak 21 balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara panjang dan berat balita terhadap masalah gizi kurang, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikansi pada uji ANOVA yang sebesar 0,718. Selain itu, hasil uji koefisien menunjukkan bahwa konstanta memiliki nilai sebesar 0,549, tinggi balita memiliki nilai sebesar 0,694, dan berat balita memiliki nilai sebesar 0,506. Berdasarkan hasil ini, disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara panjang dan berat balita terhadap masalah gizi kurang di Puskesmas Dukuh Kupang. 

Unduhan

Diterbitkan

2023-07-06

Cara Mengutip

Melinda, A. (2023). Pengaruh Berat Badan dan Tinggi Badan Terhadap Gizi Kurang di Puskesmas Dukuh Kupang Surabaya. Jurnal Adijaya Multidisplin, 1(03), 537–543. Diambil dari https://e-journal.naureendigition.com/index.php/jam/article/view/688