Analisis Dampak Idle Time Terhadap Produktivitas dan Biaya Operasional Tower Crane Pada Proyek Konstruksi Hotel Jamboo Jember
Kata Kunci:
Idle time, Produktivitas, Biaya Operasional, Tower CraneAbstrak
Penggunaan tower crane merupakan elemen krusial dalam mencapai target produktivitas proyek. Namun, efisiensi waktu dan biaya operasional sering kali gagal mencapai target ideal akibat tingginya idle time, yakni kondisi di mana alat berada dalam waktu operasional tetapi tidak menghasilkan output pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak idle time terhadap produktivitas dan biaya operasional tower crane, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya melalui studi kasus pada Proyek Hotel Jamboo Jember. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan dan wawancara terkait volume material, waktu siklus, serta biaya operasional. Hasil penelitian selama 20 hari menunjukkan produktivitas rata-rata sebesar 5.077,15 kg/jam. Analisis regresi linier sederhana menghasilkan persamaan Y = 6911,5 – 505,39X dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,446 dengan kekuatan korelasi sedang, tingkat signifikansi (Sig. F) 0,048 dan koefisien determinasi R2 sebesar 0,1989 yang menunjukan idle time berdampak pada penurunan produktivitas tower crane. Idle time menimbulkan potensi kerugian biaya operasional sebesar Rp 92.948,19/jam. Faktor utama penyebab tingginya idle time di lapangan secara berurutan adalah sistem manajemen shift pekerja yang kurang disiplin, keterlambatan suplai material, dan kondisi cuaca buruk dan kerusakan alat.

