Relasi Kuasa Gender Dalam Film La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka Melalui Perspektif Analisis Wacana Kritis Sara Mills Ammar Fakhruddin
Kata Kunci:
Analisis Wacana Kritis, FilmAbstrak
Analisis Wacan Kritis (AWK) merupakan pendekatan yang berfokus pada kajian penggunaan bahasa untuk mengungkap relasi kekuasaan, ideologi, maupun fenomena sosial dalam sebuah wacana. Pendekatan Sara Mills dalam Analisis Wacana Kritis (AWK) yang digunakan berfokus pada aspek feminisme perempuan pada film. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis representasi pengalaman perempuan, relasi kuasa gender, dan ideologi patriarki pada film “La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka” dengan menggunakan Analisis Wacana Kritis menurut pandangan Sara Mills. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis wacana kritis. Hasil penelitian ini mengungkap bagaimana posisi aktor dalam film yaitu berada di posisi subjek maupun objek, representasi stereotip perempuan, posisi penonton dalam film, dan ideologi patriarki dalam konteks sosial masyarakat urban. Konteks realita sosial masyarakat digambarkan melalui perselingkuhan, aspek spiritual santet, dan ketidakadilan relasi kuasa terhadap gender. Selain itu, film ini tidak hanya merefleksikan realitas sosial masyarakat urban Indonesia, tetapi juga memberikan pemahaman kritis mengenai wacana gender yang dinormalisasikan oleh masyarakat.

