Pengaruh Digital Skill dan Employee Engagement terhadap Kinerja Karyawan Studi Pada Karyawan Gen Z
Kata Kunci:
digital skills, employee engagement, employee performance, Generation ZAbstrak
Perkembangan teknologi digital menuntut organisasi untuk meningkatkan kinerja karyawan melalui penguasaan keterampilan digital (digital skill) serta peningkatan keterlibatan kerja (employee engagement), khususnya pada Generasi Z yang merupakan digital native. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital skill dan employee engagement terhadap kinerja karyawan Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah karyawan Generasi Z di Kawasan Industri MM2100, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital skill berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung sebesar 7,156 > 1,985. Selain itu, employee engagement juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung sebesar 6,403 > 1,985. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung sebesar 269,701 > 3,09 dan tingkat signifikansi < 0,05. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,904 menunjukkan bahwa digital skill dan employee engagement mampu menjelaskan 90,4% variasi kinerja karyawan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja karyawan Generasi Z tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan digital, tetapi juga oleh tingkat keterlibatan karyawan dalam pekerjaan. Oleh karena itu, organisasi perlu mengintegrasikan pengembangan digital skill dan strategi peningkatan employee engagement untuk mencapai kinerja yang optimal.

