Representasi Konflik Psikologis Tokoh Utama dalam Novel 2191 Hari di Bandung Karya Hanasya: Tinjauan Psikologi Sastra

Penulis

  • Dinda Syafa Kayla Universitas Muhammadiyah Tangerang
  • Nori Anggraini Universitas Muhammadiyah Tangerang

Kata Kunci:

psikologi sastra, konflik psikologis, tokoh utama, id ego superego, novel

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi konflik psikologis tokoh utama dalam novel 2191 Hari di Bandung karya Hanasya dengan menggunakan tinjauan psikologi sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data utama diperoleh dari teks novel, khususnya bagian-bagian yang merepresentasikan konflik batin tokoh utama, sedangkan data pendukung berasal dari teori psikologi sastra dan penelitian relevan. Analisis dilakukan dengan menggunakan konsep struktur kepribadian yang meliputi id, ego, dan superego. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama mengalami konflik psikologis berupa kebimbangan, kecemasan, rasa bersalah, dan tekanan moral yang berkelanjutan. Konflik tersebut muncul akibat ketidakseimbangan interaksi antara dorongan naluriah, pertimbangan rasional, dan kontrol moral. Konflik psikologis ini berpengaruh terhadap perkembangan kepribadian tokoh utama, yang ditunjukkan melalui perubahan sikap, cara berpikir, dan pemaknaan diri sepanjang alur cerita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konflik psikologis tidak hanya menjadi unsur naratif, tetapi juga menjadi sarana refleksi kemanusiaan yang memperkaya makna novel.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-06

Cara Mengutip

Dinda Syafa Kayla, & Nori Anggraini. (2026). Representasi Konflik Psikologis Tokoh Utama dalam Novel 2191 Hari di Bandung Karya Hanasya: Tinjauan Psikologi Sastra. Jurnal Adijaya Multidisplin, 3(06), 1002–1012. Diambil dari https://e-journal.naureendigition.com/index.php/jam/article/view/1974