Perkembangan Ekonomi Kreatif Di Banten Yang Bersumber Dari Warisan Budaya Banten

Penulis

  • Agus Rustamana Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Dealovah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Aulia Shabila Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Putri Pera Shabila Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Nani Rosmawati Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Sri Bunga Rahmadani Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Kata Kunci:

Ekonomi kreatif, warisan budaya Banten, potensi budaya, kolaborasi Triple Helix , pertumbuhan ekonomi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi, mengidentifikasi potensi, dan merumuskan strategi pengembangan ekonomi kreatif di Banten yang bersumber dari warisan budaya lokal. Fokus penelitian mencakup kondisi perkembangan ekonomi kreatif saat ini, potensi warisan budaya yang belum terekspos, serta strategi pengembangan yang dapat meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Analisis data mengikuti tiga langkah menurut Giriyanti, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor ekonomi kreatif di Banten mengalami pertumbuhan konsisten. Warisan budaya memiliki potensi signifikan sebagai aset ekonomi kreatif, seperti kuliner Rabeg dan kesenian Debus. Tantangan struktural muncul pada aspek literasi digital SDM yang belum merata, keterbatasan akses permodalan, minimnya SDM inovatif, serta infrastruktur dan strategi pemasaran yang belum memadai. Peluang pengembangan terbuka melalui kolaborasi berbasis Triple Helix antara akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan mengoptimalkan pemanfaatan warisan budaya Banten.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-03

Cara Mengutip

Agus Rustamana, Dealovah, Aulia Shabila, Putri Pera Shabila, Nani Rosmawati, & Sri Bunga Rahmadani. (2026). Perkembangan Ekonomi Kreatif Di Banten Yang Bersumber Dari Warisan Budaya Banten . Jurnal Adijaya Multidisplin, 3(06), 946–951. Diambil dari https://e-journal.naureendigition.com/index.php/jam/article/view/1968