Pemberdayaan Masyarakat Nagari Sungai Jambur Melalui Budidaya Maggot Limbah Organik

Penulis

  • Armida S Universitas Negeri Padang
  • Muhammad Rezky Rahmadhani Universitas Negeri Padang
  • Adib Al Fikri Universitas Negeri Padang
  • Salsabila Universitas Negeri Padang
  • Eka Putri Nur Asy Syams Universitas Negeri Padang
  • Melania Agista Universitas Negeri Padang

Kata Kunci:

Maggot, Ekonomi sirkular, Limbah organik, Pemberdayaan masyarakat, SDGs

Abstrak

Limbah organik rumah tangga menyumbang sekitar 60,28% dari total timbunan sampah nasional (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 2022), namun pemanfaatannya di tingkat masyarakat masih sangat rendah, termasuk di Nagari Sungai Jambur, Kabupaten Solok. Permasalahan ini berdampak pada pencemaran lingkungan dan terbuangnya potensi ekonomi dari limbah. Untuk mengatasi hal tersebut, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang melaksanakan kegiatan pengabdian berupa pelatihan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF). Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi pakan ternak dan pupuk organik bernilai jual. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, praktik langsung, observasi, dan wawancara. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik secara berkelanjutan. Program ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan limbah berbasis maggot dapat menjadi strategi pemberdayaan masyarakat yang inovatif dan berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-18

Cara Mengutip

Armida S, Muhammad Rezky Rahmadhani, Adib Al Fikri, Salsabila, Eka Putri Nur Asy Syams, & Melania Agista. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Nagari Sungai Jambur Melalui Budidaya Maggot Limbah Organik. Jurnal Adijaya Multidisplin, 3(06), 864–868. Diambil dari https://e-journal.naureendigition.com/index.php/jam/article/view/1946