EVALUASI HISTOPATOLOGIS REGENERASI EPIDERMIS PADA LUKA EKSISI KULIT SETELAH PEMBERIAN TOPIKAL EKSTRAK ETANOL BIJI PINANG
Kata Kunci:
Biji Pinang, Histopatologi, Luka Eksisi, Regenerasi JaringanAbstrak
Biji pinang (Areca catechu L.) mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi membantu regenerasi jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hasil histopatologis jaringan kulit pada luka eksisi tikus putih setelah pemberian ekstrak etanol biji pinang. Sebanyak 20 ekor tikus putih jantan galur wistar dibagi ke dalam kelompok kontrol negatiF, kelompok kontrol positif, serta kelompok yang diberi ekstrak biji pinang dengan konsentrasi 2,5%, 5%, 7,5%. Jaringan kulit diwarnai dengan hematoxylin-eosin dan dianalisis untuk mengetahui regenerasi epidermis. Kelompok ekstrak 5% menunjukkan regenerasi epidermal yang paling mirip dengan kelompok kontrol positif dengan skor 1,75 ± 0,25. Pemberian ekstrak etanol dari biji pinang mengahsilkan hasil histopatologis yang berbeda-beda, dengan regenerasi jaringan yang paling baik secara deskriptif terlihat pada konsentrasi 5%.

