Integrasi Nilai Hukum Dan Budaya: Pemanfaatan Tembang Macapat Maskumambang Sebagai Terapi Seni Untuk Pemulihan Financial Trauma Mahasiswa

Penulis

  • Fifi Tri Ariani Universitas Negeri Semarang
  • Ferita Maharani Universitas Negeri Semarang
  • Jesiana Naisela Putri Universitas Negeri Semarang
  • Muhammad Adymas Hikal Fikri Universitas Negeri Semarang

Kata Kunci:

Trauma Finansial, Maskumambang, Pendekatan Integratif

Abstrak

Studi ini bertujuan meneliti trauma finansial pada mahasiswa, yang terbukti menjadi

masalah penting dengan dampak kompleks, mencakup gangguan kognitif, reaksi emosional yang kuat, manifestasi fisik, hingga krisis identitas, sehingga memerlukan

intervensi yang menyeluruh. Penelitian ini fokus pada analisis karakteristik trauma,

evaluasi keefektifan model integratif, dan kebutuhan fungsi filosofis serta musikal dari Tembang Macapat Maskumambang sebagai media seni terapeutik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kerangka Modifikasi Cognitive Behavioral Art Therapy (CBAT) melalui Expressive Arts Therapy. Hasilnya menunjukkan efektivitas tinggi dari pendekatan terpadu ini. Dukungan hukum (UU No. 17/2023 & UU No. 11/2009) memberikan rasa aman dari tekanan eksternal, sementara Maskumambang berperan sebagai intervensi psikososial yang unik. Dengan demikian, model integrasi hukum dan terapi berbasis kearifan lokal ini berhasil membangun kerangka pemulihan yang holistik,

manusiawi, dan lestari bagi mahasiswa.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-28

Cara Mengutip

Ariani, F. T., Maharani, F., Naisela Putri, J., & Adymas Hikal Fikri, M. (2025). Integrasi Nilai Hukum Dan Budaya: Pemanfaatan Tembang Macapat Maskumambang Sebagai Terapi Seni Untuk Pemulihan Financial Trauma Mahasiswa. Jurnal Adijaya Multidisplin, 3(06), 787–797. Diambil dari https://e-journal.naureendigition.com/index.php/jam/article/view/1899