Tantangan Etika Profesi Akuntan Dalam Pengelolaan Keuangan Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN)

Penulis

  • Rabiatul Adawiyah Universitas Teknologi Sumbawa
  • Dita Lestari Universitas Teknologi Sumbawa
  • Wardah Syafirah Universitas Teknologi Sumbawa
  • Riska Ayu Purnama Dewi Universitas Teknologi Sumbawa
  • Jihan Hafidzah Universitas Teknologi Sumbawa

Kata Kunci:

etika profesi, akuntan, pengelolaan keuangan, Ibu Kota Nusantara, proyek strategis nasional

Abstrak

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai proyek strategis nasional menuntut transparansi dan akuntabilitas tinggi dalam pengelolaan keuangannya. Dalam konteks ini, akuntan memiliki peran vital sebagai penjaga integritas laporan keuangan dan tata kelola proyek. Namun, kompleksitas proyek berskala besar seperti IKN memunculkan berbagai tantangan etika bagi para akuntan, termasuk potensi konflik kepentingan, tekanan dari pihak eksternal, dan risiko manipulasi informasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan-tantangan etika yang dihadapi oleh akuntan dalam proyek IKN serta mengevaluasi sejauh mana kode etik profesi akuntansi mampu memberikan panduan dalam pengambilan keputusan yang etis. Metodologi yang digunakan adalah studi kualitatif melalui analisis literatur dan wawancara dengan praktisi akuntansi yang terlibat dalam proyek pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun standar etika seperti integritas, objektivitas, dan profesionalisme telah dijadikan pedoman, implementasinya masih menghadapi hambatan struktural dan budaya kerja yang kurang mendukung. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pengawasan dan pendidikan etika profesi yang berkelanjutan guna memastikan peran akuntan dalam mendukung akuntabilitas pembangunan IKN.

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-01

Cara Mengutip

Rabiatul Adawiyah, Dita Lestari, Wardah Syafirah, Riska Ayu Purnama Dewi, & Jihan Hafidzah. (2025). Tantangan Etika Profesi Akuntan Dalam Pengelolaan Keuangan Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN). Jurnal Adijaya Multidisplin, 3(03), 458–464. Diambil dari https://e-journal.naureendigition.com/index.php/jam/article/view/1834