Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak daun Jamblang Syzygium cumini (L.) Skeels Hasil Ekstraksi Ultrasonik Menggunakan Metode DPPH

Penulis

  • Kristiani Indriana Tia Sedo Universitas Indonesia Maju
  • Atika Jaya Rani Universitas Indonesia Maju

Kata Kunci:

Daun Jamblang, Syzygium cumini, Ultrasonik, DPPH, Antioksi

Abstrak

Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan stres oksidatif
dan penyakit degeneratif. Daun jamblang (Syzygium cumini (L.) Skeels) mengandung
metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan ekstrak
daun jamblang hasil ekstraksi ultrasonik menggunakan metode DPPH. Penelitian ini
merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Sebanyak 500 gram serbuk daun
jamblang diekstraksi dengan etanol 96% pada suhu 45°C, frekuensi 40 kHz, selama 20
menit, menghasilkan 91,48 gram ekstrak dengan rendemen 18,29%. Skrining fitokimia
menunjukkan adanya alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid, dan triterpenoid. Hasil
KLT menunjukkan Rf ekstrak 0,81, mendekati Rf kuersetin 0,83. Uji DPPH
menunjukkan IC₅₀ ekstrak 28,444 µg/mL (sangat aktif), sedangkan kuersetin 9,90
µg/mL. Ekstrak berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku obat tradisional
maupun sediaan berbasis antioksidan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-29

Cara Mengutip

Kristiani Indriana Tia Sedo, & Atika Jaya Rani. (2026). Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak daun Jamblang Syzygium cumini (L.) Skeels Hasil Ekstraksi Ultrasonik Menggunakan Metode DPPH. Jurnal Adijaya Multidisplin, 4(04), 213–228. Diambil dari http://e-journal.naureendigition.com/index.php/jam/article/view/2169