Modifikasi Struktur Komposit Gedung Gereja Bethany Yestoya Malang Menggunakan Tekla Structures dan ETABS

Penulis

  • Mohammad Riandy Fahreza Tadja Universitas Negeri Surabaya

Kata Kunci:

struktur komposit, baja-beton, BIM, Tekla Structures, ETABS

Abstrak

Gedung Gereja Bethany Yestoya Malang merupakan bangunan struktur beton bertulang (3 lantai utama, 7 lantai basement, luas 6.753,05 m²) yang menghadapi keterbatasan lahan akibat urbanisasi. Struktur komposit baja-beton dipilih sebagai alternatif modifikasi karena menawarkan efisiensi berat struktur, penampang lebih ramping, dan kekakuan lantai lebih baik. Penelitian ini bertujuan menghitung dimensi elemen struktur baja dan menghasilkan gambar detail modifikasi menggunakan software Tekla Structures. Penelitian bersifat studi perencanaan, berlokasi di Jl. Telaga Bodas No. 1 Blok Z, Malang. Data sekunder (as-built drawing, data tanah) diperoleh dari PT. Archikon Wiratama melalui studi dokumentasi dan literatur SNI 1726:2019, SNI 1729:2020, SNI 2847:2019, serta SNI 1727:2020. Instrumen yang digunakan adalah Tekla Structures untuk pemodelan BIM 3D dan ETABS untuk analisis struktur. Analisis data mencakup preliminary design, pemodelan pembebanan gravitasi, angin, dan gempa menggunakan analisis second-order, kontrol desain lentur, geser, dan tekan sesuai SNI 1729:2020, hingga perencanaan sambungan. Hasil perencanaan menghasilkan pelat lantai 130 mm, pelat atap 120 mm, balok anak WF 300.150.6,5.9, balok bordes WF 250.125.6.9, balok induk WF 400.200.8.13 dan WF 350.175.7.11, serta kolom WF 588.300.12.20. Seluruh elemen telah dimodelkan 3D dan memenuhi persyaratan keamanan struktur sesuai SNI yang berlaku. Penelitian lanjutan disarankan mengkaji struktur bawah serta aspek ekonomi dan arsitektur.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-29

Cara Mengutip

Mohammad Riandy Fahreza Tadja. (2026). Modifikasi Struktur Komposit Gedung Gereja Bethany Yestoya Malang Menggunakan Tekla Structures dan ETABS. Jurnal Adijaya Multidisplin, 4(04), 198–212. Diambil dari http://e-journal.naureendigition.com/index.php/jam/article/view/2168