Pengaruh Psychological Contract dan Persepsi Organizational Support Terhadap Turnover Intention Pada Industri Ritel
Kata Kunci:
Psychological Contract, Psychological Contract Violation, Perceived Organizational Support, Turnover Intention, Industri RitelAbstrak
Turnover intention merupakan tantangan penting dalam pengelolaan sumber daya manusia pada industri ritel karena dapat mengganggu kesinambungan operasional, meningkatkan biaya penggantian karyawan, dan memengaruhi kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Psychological Contract dan Perceived Organizational Support terhadap Turnover Intention pada karyawan PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) Babakan Madang Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan sampling jenuh terhadap 34 karyawan. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Psychological Contract dan Perceived Organizational Support berpengaruh signifikan terhadap Turnover Intention. Arah positif pada koefisien Psychological Contract ditafsirkan sesuai instrumen PSYCONES yang mencakup Psychological Contract Violation, sehingga semakin tinggi persepsi pelanggaran kontrak psikologis, semakin tinggi kecenderungan karyawan untuk meninggalkan organisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya pemenuhan ekspektasi kerja, keadilan, kepercayaan, dan dukungan organisasi sebagai strategi retensi karyawan.

